BUKAN AKHIR
BUKAN AKHIR
ADA AWAL PASTI ADA AKHIR, TAPI KALI INI YANG BERAKHIR
BUKAN AKHIR DARI SEGALANYA
Begitulah
kisah dari salah satu teman saya yang saya samarkan namanya menjadi Suri.
perepuan keturunan Indonesia asli ini, pernah membangun dan menjalani suatu hubungan
dengan seorang Laki-laki yang juga asli keturunan Indonesia. Sepengetahuan saya
sejak bertemu dia diawal perempuan ini termasuk orang yang pendiam (mungkin
ketemu orang baru tiba-tiba bisu) hehe. Pemalu adalah passionnya tapi setelah
kenal lama malah bisa jadi malu malu in.
Dia
termasuk orang yang berkepribadian ganda, eh bukan maksud saya berkpribadian
ganda campuran, eehh bukann ya hehe maaf. Dia ini orang yang berkepribadian
kuat dan saya rasa ikhlas dalam melakukan sesuatu, meski kadang mungin ngedumel
dihatinya ya hehe. Tapi semenjak melihat pertama kali orang ini, saya sudah
merasakan aura negativ hehe, bukan “bukan. Saya melihat orangnya seru diajak
ngobrol tentang beberapa hal, tapi mungkin karena baru-baru kenalan dia gak
nunjukin bakat ghibahnya, eehh ngobrolnya maksudnya, maaf garinga ya saya hehe.
Tapi saya seru membahas orang ini, kayak ada aneh anehnya gitu, termasuk dalam
hubungannya.
Dia ini
pernah menjalani hubungan dengan seorang laki-laki yang berkepribadian pria,
mungkin awal mereka dekat sama dengan orang-orang pada umumnya. Dari PDKT,
sampai pada ngelewatin ribut, ngambek, berantam, tinju, gulat, sampai bosan,
dannnn yaaa itu. Oh ya saya sempat ngobrol dengan orang ini dia menceritakan
beberapa hal tentang bagaimana hubungannay dengan laki-laki berkepribadian pria
ini. Saya tertarik mengulik cerita orang ini, karna hubungannya ribettt banget
kayak kabel headset yang kelilit ribeett pokoknya, karena aku gak mau ribet dan
mikirin sendiri akum au berbagi dikit ama kelen, ya meskipun ini aibnya ya. Ga
papa kan ghibah sesekali asal sesuai fakta dan ga berlebihan hehe……
Moreandless ceritanya
begini
Jadi waktu
kelas 2 SMP si teman perempuan ku ini mengikuti less di salah satu lembaga
kursus, dianya ini punya temen di tempat kursus yang baru diikutinya. Pas
istirahat less dia dan temannya yang bisa disebut Cia duduk berdua di atas
bangku didepan kelas les. Temennya yang bernama Cia ini nyahut “Coba Lihat Cowo
yang itu ganteng banget” si Suri ini dengan ketus jawab “ahh ga ah biasa aja tuh”
Pas hari
kedua less si Suri telat, dan ga sengaja ngelewatin kelas les cowo yang
dibilang ganteng sama si Cia tadi, nama si cowo ini Baim. Pas dia ngelawatin
kelasnya dia lihat si cowo tadi lagi nulis, dan begonia dia langsung jatuh
cinta tanpa alasan.. eh ada alasannya deng (alasannya karena muka si Baim ini
lagi serius dan kelihatan ganteng gitu kalo serius katanya). Jadi semenjak hari
telat dia itu si Suri jadi suka ngeliatin cowo yang bernama Baim tadi, kayak di
FTV ya cinta berseri karena telat masuk hahah.
Tapi
perasaan si Suri ini hanya dia yang rasain sendiri, tanpa berbals aahh sedihh..
dan alasannya lebih sedih lagi karna si Suri ini sadar kalau dia masih jelek
bangett waktu SMP, sedangkan si cowo ini di mata dia kan ganteng, pintar pula.
Jadi bagaikan tanah dan kerak bumi yang pasti sulit untuk bersatu. Selain itu
si cowo ini juga termasuk cowok populer di SMP nya *bukan majalah hehe, dan si Suri
ini hanya perempuan biasa pada umumnya yang katanya dia juga introvert dan
sekolahnya kurang termasuk favorite kata dia. Tapi dia ga nyerah dia tetap
berjuang dan berusaha agar bisa satu sekolah dengan si cowo ini pas SMA, tapi
kasihahannya si Suri temen kita ini, dia selama ini hanya mencintai dalam diam
tanpa seekor orang pun tau.
Namun
harapan tidak sesuai ekspetasi, Kisah pendaftran SMA nya miris, dia ga bisa
satu sekolah dengan si cowo ganteng dan pinternya ini, ya meskipun masih
mencintai sendiri dalam diam. Jadi si Suri ini merasa ga ada celah buat kenalan
dengan si Baim cowo ganteng pujaan hatinya ini. Tidak berakhir disitu lagi, si Suri
masih berusaha keras agar bisa satu lingkungan dengan si Baim. Tapi apa boleh
buat Baim pun pindah ke luar kota, semakin harapan Suri terasa sirna seperti
lagu Virza. Akhirnya si Suri ini juga ikut pindah dari tempat lahirnya ke
Ibukota, dengan mulai mengubur harapannya dengan rasa yang masih subur. Satu
tahun berlalu ternyata si Baim yang sudah sejak SMP di dambakannya nge FOLLOW
dia di salah flatform social media paling update dan keren ya apalagi kalo ga
Instagram. Si Suri merasa sangat girang tapi sok cool untuk ngehadapinnya,
meskipun udah lompat-lompat diatas tempat tidurnya sambil teriak “ahh masakk
sih benerannnn”.
Semenjak
saling follow Suri sering stalking ig nya Baim buat liat perkembangan ekonomi,
ehh bukan buat lihat insta storynya. Ternyata si cowo yang dianggap Suri pinter
dan manis orang yang humoris dan lucu. Kalau kalian semua ingat waktu itu
sempat buming 10 years challenge di Instagram, si Suri nge post Foto
perbandingan dia 10 tahun lalu dengan fotonya saat itu setelah 10 tahun
berlalu. Nahhh si Baim ini Komen di Postingan Instagramnya, kurang lebih
komennya gini “akibat skincare” Cuma dengan songongnya Cuma dibalas “wkwkwk”
oleh Suri. Nahh si Suri merasa ini menajadi celah, jadi selama beberapa minggu
DM berlangsung antara mereka samapi tukar-tukaran nomor Hp. Seering berjalannya
waktu semakin hari mereka semakin akrab dengan rintangan yang mereka lalui
masing-masing, melalui proses komunikasi yang mereka lalui hubungan mereka
terjadi secara alami dengan sendirinya karena merasa sudah akrab dan nyaman
satu sama lain.
Layaknya
orang pacaran pada umumnya banyak bumbu-bumbu yang mereka lalui, mulai dari
berantam, diam-diaman, bosen, dsb
Bersambung……..
Terimakasih
Komentar
Posting Komentar