“ERA DIGITALISASI DAN INTERAKSI
SOSIAL”
082272130077
Pengaruh perkembangan
digital terhadap kehidupan bermasyarakat maupun bernegara sangat pesat.
Sehingga tidak dipungkiri pengaruh digitalisasi tersebut berimbas pula pada
berjalannya interaksi sosial. Bagaimana melihat masyarakat mulai menggunakan alat-alat
digital untuk berkomunikasi ataupun membangun interaksi sosial antara sesamanya,
seperti keluarga, kolega, temanbisnis, hingga pasangannya. Interaksi sosial ini sendiri merupakan faktor
yang
utama dalam membangun kehidupan sosial dimana interaksi sosial tersebut menjadi syarat
yang penting tercipta dan berjalannya aktivitas-aktivitas sosial. Hal
ini dikarenakan interaksi sosial itu sendiri hubungan sosial yang didalamnya menyangkut hubungan perongan maupun kelompok manusia.
Contoh interaksi sosial ini sendiri adalah bagaimana suatau pemimpin dalam menghadapi bawahannya
yang menjadi suatu kelompok dalam interaksi sosial,
pertama tentu pimpinan tentu mencoba untuk menguasai ruang geraknya agar berjalan interaksi
yang seimbang, dan terjadi proses saling mempengaruhi antara kedua belah pihak.
Era
digitalisasi ini menjadi salah satu pilar utama dalam berjalannya suatu komunikasi dan
interaksi di zaman praktis dewasa ini. Era seperti ini memiliki dampak positif dan
negatif, dampak positif adanya era digitalisas iialah cepatnya informasi,
mudahnya berkomunikasi secara luas dan mendunia, memudahkan pengusaha dan
pebisnis dalam memasarkan produk-produknya secara luas dan lain sebagainya.
Disamping itu, digitalisasi juga dapat menimbulkan dampak negatif seperti tumbuh kembangnya informasi
dan berita hoax, banyaknya situs yang tidak layak untuk beberapa tingakatan umur,
penipuan dan pencurian melalui media internet.
Akan
tetapi era digitalisasi ini juga berimbas pada mulai menurunnya perhatian terhadap norma kesusilaan
dan sopan santun. Beberapa hal ini banyak diabaikan dan kebanyakan hal tersebut terjadi
di generasi 90-an. Padahal sebagai penerus bangsa seharusnya muda-mudi mulai dipupuk
dan ditumbuh kembangkan pemahaman tetang norma, sopan santun, tata kerama, dan lain
sebagainya. Namun, hal ini masih dalam proses perkembangan kearah yang lebih baik, namun beberapa dianatara anak muda masih mengabaikan hal-hal tersebut.
Terjadi nya hal seperti ini karena peradaban terus tergilas oleh digitalisasi, beberapa hal inilah
yang menjadi dampak negatif dari era digitalisasi seperti sekarang. Akan tetapi tidak bisa dipungkiri di zaman
sekarang pemahaman terhadap digital pun sangat diperlukan,
hal ini mengingat semua akses kehidupan sekarang tidak bisa lepas dari kemajuan dunia digital.
Karena dunia informasi pun banyak ditumbuh kembangkan oleh kemajuan digital, meskipun beberapa dampaknya dapat menimbulkan hal negatif
dan menyimpang.
Kejadian seperti ini bukan praktis terjadi tanpa adanya penyebab,
terjadinya hal seperti ini kebanyakan karena mulai berkurangnya pemahaman masyarakat terhadap,
norma-norma yang ada dan tumbuh di dalam masyarakat. Hal
ini sangat kompleks terjadi, mengingat kehidupan sekarang terlalu banyak dikelilingi
oleh berita yang simpangsiur bahkan kebohongan dibagikan dan
dipertontonkan dimana-mana. Akibatnya anak-anak muda makinsulit meyaring mana yang
benar dan mana sebenarnya yang salah. Sehingga bagimereka yang tidak bisa memilah
dan menyaringi nformasi tersebutakanterseret pada kemelut hoax dan kebohongan
yang ditimbulkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Menyimak
dan
meilihat topik pembahasan di paragraf sebelumnya mengenai dampak negatif dari digitalisasi,
sudah sepatutnya ada tindakan dari pemerintah maupun orang tua agar
dapat menangkal hal-hal tersebut. Kemudian memberikan anak pemahaman tentang cara memilah
dan memilih suatu informasi sebelum dijadikan sebagai bahan pertimbangan atau pengetahuan.
Karena jika tidak, semakin lama anak muda sebagai aset utama suatu negara
akan berpotensi menjadibuas dan kehilangan rasa kepedulian kepada sesamanya,
dikarenakan fitnah dan hoax.
Indonesia
sejak dulu merupakan negara yang penuh adab dan santu nantar sesamanya,
akan tetapi akhir-akhir ini banyak perubahan yang terjadi terhadap kedua hal tersebut.
kedua hal tersebut mulai terlihat memudar digilas perkembangan zaman
yang begitu signifikan. Pada akhirnya nilai-nilai sosial mulai berkurang dengan banyaknya obrolan atau pertemuan
yang dilakukan via virtual atau tidak secara langsung bertatap muka,
sekalipun jaraknya begitu dekat. Semestinya sekarang solusi terbaiknya ialah mulai memupuk
rasa empati dan memberikan pemahaman tentang norma yang harus juga ditumbuh kembangkan disamping pengetahuan lainnya.
Sebagaimana diketahui interaksi sosial merupakan faktor utama dalam kehidupan dikarenakan manusia adalah makhluk sosial
yang saling membutuhkan antara satu dengan yang lainnya. Karena interaksi sosial juga
merupakan bentuk umum dari terjadinya proses sosial di maasyarakat. Interaksisosial
yang terjadisecaralangsung dan verbal dibandingkandengan virtual
sangat memiliki perbedaan yang signifikan. Interaksi yang
terjadi secara langsung meskipun tak saling berbicara atau bertatap muka tentu menyebabkan perubahan
yang terjadi pada syaraf dan perasaan, mulai dari bau parfum, keringat,
ataupun suara langkah dan cara duduk seserorang, yang mana
hal tersebut tidak akan bisa didapat jika interkasi sosial hanya terjadi via virtual.
Komentar
Posting Komentar